Pelepasan Mahasiswa IIB Darmajaya untuk Program PKPM: Awal Pengabdian Nyata kepada Masyarakat


Tepat pada hari ini, sebuah momen penting terjadi di lapangan basket Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya. Mahasiswa yang akan menjalani program Praktik Kerja Pengabdian Masyarakat (PKPM) secara resmi dilepas. Acara pelepasan ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan akademis mereka, menandai dimulainya pengabdian nyata kepada masyarakat. Kehadiran Ibu Pebrina Swissia, S.E., M.M., sebagai pendamping kelompok 10, memberikan semangat dan dukungan moral kepada para mahasiswa.

Acara dimulai dengan sambutan dari perwakilan kampus yang menekankan pentingnya PKPM sebagai bagian dari kurikulum yang tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan profesional mahasiswa, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap masyarakat. "Ini adalah kesempatan bagi kalian untuk belajar langsung dari masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata," ujar salah satu pembicara.

Setelah sambutan, para mahasiswa yang berjumlah ratusan itu kemudian berangkat dari lapangan basket menuju lokasi pertama mereka masing-masing sesuai penempatannya, yaitu Kantor Walikota Metro dan Pesawaran. Di sana, mereka disambut dengan hangat oleh staf kantor walikota yang memberikan pengarahan singkat mengenai situasi dan kondisi masyarakat di wilayah tersebut. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum mengenai area kerja yang akan mereka hadapi, serta memperkenalkan para mahasiswa dengan pihak pemerintah setempat yang akan menjadi mitra mereka selama masa PKPM.

Dari Kantor Walikota Metro, perjalanan berlanjut ke Kantor Kelurahan Margodadi. Di kelurahan ini, para mahasiswa diberikan briefing lebih spesifik mengenai tugas dan tanggung jawab mereka. Mereka juga diperkenalkan dengan program-program kelurahan yang sedang berjalan dan bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam program-program tersebut. Kepala kelurahan menyatakan harapannya bahwa kehadiran para mahasiswa ini dapat memberikan energi baru dan inovasi dalam upaya pembangunan masyarakat Margodadi.


Setelah dari kelurahan, para mahasiswa menuju ke rumah tempat tinggal mereka selama PKPM berlangsung. Rumah-rumah ini telah disiapkan oleh panitia dengan fasilitas yang memadai untuk mendukung kenyamanan dan kebutuhan para mahasiswa selama mereka berada di lapangan. Ibu Pebrina Swissia secara khusus mendampingi para mahasiswa dalam proses penyesuaian awal ini, memastikan bahwa mereka merasa nyaman dan siap untuk memulai pengabdian mereka. Beliau memberikan arahan dan motivasi, mengingatkan betapa pentingnya menjaga sikap profesional dan empati selama berada di tengah masyarakat.

Di akhir hari yang padat dan penuh makna ini, para mahasiswa terlihat antusias dan bersemangat. Mereka menyadari bahwa kesempatan ini bukan hanya bagian dari kewajiban akademis, tetapi juga sebuah panggilan untuk mengabdikan diri demi kemajuan masyarakat. Dengan semangat yang tinggi dan dukungan penuh dari kampus serta pendampingan Ibu Pebrina Swissia, mereka siap menghadapi tantangan dan memberikan yang terbaik selama PKPM berlangsung. Ini adalah awal dari perjalanan panjang yang penuh dengan pembelajaran dan pengalaman berharga, yang akan membentuk mereka menjadi individu yang lebih matang dan siap menghadapi dunia profesional di masa depan.
Lebih baru Lebih lama